Selasa, 06 September 2016

INDONESIA, THE LAND OF HOOLIGANS (INDONESIA,

TEMPAT PARA HOOLIGANS)

Indonesia berpenduduk sekitar 250 juta jiwa, dan salah satu olahraga favorit yang dinikmati oleh masyarakat Indonesia adalah sepakbola, hal tersebut tidak perlu dibuktikan dengan perhitungan data karena dilihat secara sekilas pun sepakbola telah menjadi olahraga nomor satu di Indonesia. Hooligans adalah sebutan untuk fans fanatik sepakbola, yang awalnya merujuk pada fans fanatik di Inggris yang di setiap pertandingan selalu berbuat ricuh. Akan tetapi Hooligans seperti telah menjadi istilah untuk setiap fans fanatik klub sepakbola dimanapun itu. Sebut saja di Indonesia memiliki fans fanatik seperti viking/bobotoh, the jakmania, bonek, slemania, dan masih banyak lagi. Fans fanatik inilah yang setiap kali pertandingan tim kesayangannya bermain selalu memenuhi stadion, Fans fanatik inilah yang memberikan penghasilan bagi para pembuat merchandise atau souvenir klub, fans fanatik inilah yang selalu membuat setiap pertandingan selalu hidup, dan fans fanatik inilah yang terkadang memberikan kerugian karena aksi brutal dan ricuh.

Diluar fans pendukung klub sepakbola Indonesia, masyarakat Indonesia juga sangat antusias mendukung tim sepakbola luar negeri, mulai dari klub sepakbola spanyol, inggris, itali, jerman, dan yang lainnya. Tak khayal Indonesia menjadi ladang Industri bagi para klub-klub eropa untuk menjalankan bisnisnya. Bisa jadi sumber pendapatan terbesar klub2 eropa itu berasal dari Indonesia. Membeli Jersey, merchandise, berlangganan tv kabel/berbayar dilakukan fans Indonesia sebagai tanda cinta terhadap klub kesayangannya.

Namun, dibalik semua itu, fans fanatik Indonesia ini juga memiliki beberapa prestasi. Sebut saja Bigreds Anthem yang sudah mendunia. Bigreds Anthem merupakan  chants karya fans Liverpool asal Indonesia yang sering dinyanyikan oleh The Kops (sebutan untuk fans Liverpool FC)  saat Liverpool sedang memainkan pertandingan. Selain dikenal fanatik, suporter klub lokal Indonesia dinilai  unik dan kreatif, salah satunya adalah Brigata Curva Sud. Brigata Curva Sud (BCS) adalah supporter PSS Sleman yang selalu mengisi tribun selatan stadion. Salah satu prestasi dari BCS adalah masuk nominasi 25 besar kelompok suporter dengan penampilan atau koreo terbaik di seluruh dunia yang digelar oleh www.ultras-tifo.net. BCS bertarung dengan suporter klub kreatif di seluruh dunia seperti suporter dari klub Borussia Dortmund, VfB Stuttgart, Panathinaikos, Eintracth Frakfurt, dan yang lainnya.


Masih banyak lagi cerita tentang fans fanatik Sepak Bola asal Indonesia jika dibahas satu per satu. Indonesia sangat berharap antusiasme dan prestasi suporter Indonesia terus meningkat, dan Indonesia juga berharap tingkat kericuhan suporter Indonesia terus menurun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar